TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljhosa, S.E., M.A., meresmikan pelaksanaan Program Kampung Bahagia di RT 07, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, pada Minggu pagi (7/6/2026).
Peluncuran program prioritas tersebut dirangkaikan dengan kegiatan gotong royong pembangunan drainase sepanjang 58 meter sebagai bentuk implementasi Program Kampung Bahagia di bidang infrastruktur.
Selain itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan peresmian Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) serta pemasangan stiker OPBM secara simbolis pada rumah warga RT 07 yang tergabung dalam program tersebut.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi kepada Ketua RT 07 beserta warga yang telah bergotong royong membangun lingkungan. Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu bukti nyata dukungan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Jambi.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Kampung Bahagia di RT 07 telah sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Wali Kota Jambi, yang mencakup pembangunan infrastruktur, peningkatan keamanan, dan kebersihan lingkungan melalui OPBM.
“Suatu kebahagiaan bagi kami memiliki Program Kampung Bahagia yang direspons positif oleh masyarakat. Di sini lengkap, ada infrastrukturnya melalui pembangunan drainase, CCTV, dan OPBM,” jelasnya.
Maulana juga menjelaskan kepada masyarakat terkait pelaksanaan OPBM maupun TPS 3R. Menurutnya, secara prinsip tidak terdapat perbedaan dalam tujuan dan sistem pengelolaannya.
“Mau bergabung dengan OPBM yang didorong melalui Kampung Bahagia, yang sudah tergabung dalam TPS 3R ataupun Bank Sampah, semuanya bagus. Pada prinsipnya, seluruh warga Kota Jambi bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan,” ungkapnya.
Melalui pemasangan CCTV di setiap RT dalam Program Kampung Bahagia, Maulana mengatakan hal tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan dan memperkuat rasa aman bagi masyarakat.
“Masalah keamanan, nantinya CCTV akan terkoneksi ke JCOC yang beroperasi selama 24 jam, dan akhir tahun nanti kita deklarasikan Kota Jambi sebagai kota paling aman,” katanya.
Ia berharap Program Kampung Bahagia dapat membangun kesadaran masyarakat dari tingkat bawah sehingga melahirkan rasa tanggung jawab bersama di tengah masyarakat.





Tinggalkan Balasan