TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi, Selasa (25/8/2026). Kunjungan tersebut akan difokuskan pada peninjauan langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Berdasarkan agenda kunjungan kerja yang diterima redaksi TanyaFakta.co Menteri Kehutanan dijadwalkan bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Sultan Thaha Jambi pada pukul 07.00 WIB dan diperkirakan tiba di Jambi sekitar pukul 08.25 WIB.

Setibanya di Bandara Sultan Thaha, Menteri Kehutanan dijadwalkan mengikuti sarapan di ruang VIP bandara sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Rombongan dijadwalkan berangkat dari Bandara Sultan Thaha sekitar pukul 08.55 WIB dengan waktu perjalanan sekitar dua jam. Lokasi yang akan ditinjau berada di wilayah Pandan Sejahtera, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Baca juga:  Anggota DPR RI Edi Purwanto Soroti Potongan Layanan Ojek Online yang Merugikan Pengemudi

Menteri Kehutanan dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 10.55 WIB dan melakukan peninjauan selama kurang lebih 45 menit. Peninjauan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan kerja Menteri Kehutanan ke Jambi.

Setelah peninjauan, Menteri Kehutanan dijadwalkan makan siang di lokasi karhutla sebelum melanjutkan perjalanan menuju Daops Manggala Agni Jambi di Jalan Lingkar Barat 1, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Perjalanan dari lokasi karhutla menuju Daops Manggala Agni Jambi diperkirakan berlangsung sekitar dua jam 10 menit. Rombongan dijadwalkan tiba sekitar pukul 14.20 WIB.

Di Daops Manggala Agni Jambi, Menteri Kehutanan akan mengikuti rapat koordinasi pengendalian karhutla. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung selama sekitar satu jam 10 menit, mulai pukul 14.20 hingga 15.30 WIB.

Baca juga:  Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Parade Senja dan Penurunan Bendera di Akademi Militer Magelang

Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam kunjungan kerja Menteri Kehutanan, mengingat pengendalian karhutla membutuhkan koordinasi lintas sektor serta kesiapan personel dan sarana prasarana di lapangan.

Usai rapat koordinasi, Menteri Kehutanan dijadwalkan kembali menuju Bandara Sultan Thaha Jambi pada pukul 15.30 WIB. Perjalanan menuju bandara diperkirakan memakan waktu sekitar 30 menit.

Setibanya di bandara, Menteri Kehutanan dijadwalkan beristirahat di ruang VIP selama satu jam sebelum menjalani proses boarding pada pukul 17.00 WIB.

Selanjutnya, Menteri Kehutanan dijadwalkan bertolak dari Bandara Sultan Thaha menuju Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.30 WIB  dan diperkirakan tiba di Jakarta sekitar pukul 18.50 WIB.

Peninjauan langsung ke lokasi karhutla di Tanjung Jabung Timur juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi terkini di lapangan sekaligus memperkuat langkah penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. (AAS)

Baca juga:  Pertumbuhan Ekonomi Menuju 7 Persen, Presiden Prabowo Usung Visi Kemitraan di SPIEF 2025