Menurut Syafriandi, penggunaan software ini dapat membantu para pengelola proyek untuk mengurangi kesalahan dan meningkatkan produktivitas.

“Microsoft Project adalah alat yang sangat efektif dalam mengelola proyek secara lebih terstruktur,” tuturnya.

Para peserta bimtek yang terdiri dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka berpendapat bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dan aplikatif.

“Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk belajar langsung dari ahlinya guna meningkatkan efisiensi  manajemen proyek konstruksi,” kata salah seorang peserta. (Jrg)

Baca juga:  UPA PKK dan Prodi TIP UNJA Gelar Kuliah Umum: Kupas Tuntas Penelitian dan Pengembangan Produk Pangan Bersama Praktisi Industri