“Kami akan mengarahkan kepada OPD-OPD terkait yang memberikan layanan, agar SOP-nya bisa diakses oleh masyarakat dan bisa dilihat dan dimengerti,”ujarnya.

Integrasi Aplikasi untuk Kemudahan Akses Masyarakat
Diza juga menekankan pentingnya integrasi aplikasi-aplikasi yang ada dalam pemerintahan. Dengan banyaknya aplikasi yang tersedia, Maulana-Diza berencana untuk mempermudah akses bagi masyarakat.

“Kami akan mengarahkan kepada OPD-OPD terkait yang memberikan layanan, agar SOP-nya bisa diakses oleh masyarakat dan bisa dilihat dan dimengerti,” ujarnya.

Peningkatan Kinerja ASN dengan Sistem E-Kinerja
Dalam hal pengawasan kinerja aparatur sipil negara (ASN), Diza menyatakan bahwa pasangan Maulana-Diza akan menerapkan sistem E-Kinerja. Dengan sistem ini, setiap ASN diwajibkan membuat akun dan mengupload pekerjaan mereka setiap hari.

Baca juga:  Komunal Jambi Gelar Diskusi, Bahas Peran Pemuda Dalam Pilkada

“Nanti seluruh ASN akan diwajibkan membuat satu akun dan mengupload pekerjaannya setiap hari. Hasil uploadan itu akan berbanding lurus dengan insentif ataupun TPP yang akan mereka peroleh,” jelas Diza.

Diza meyakini bahwa dengan sistem ini, kinerja ASN dapat dioptimalkan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan publik di Kota Jambi.

“Dengan cara seperti ini, kami meyakini bisa mengoptimalkan kinerja ASN dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik di Kota Jambi,” kata Diza.

Mewujudkan Good Governance Melalui Digitalisasi
Di akhir pemaparan, Diza menegaskan bahwa seluruh program yang diusung oleh pasangan Maulana-Diza bertujuan untuk menciptakan Good Governance dengan memanfaatkan digitalisasi secara maksimal.

“Intinya, program kami akan menciptakan Good Governance dengan cara menerapkan digitalisasi yang optimal untuk pemerintahan Kota Jambi dalam melayani masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya. (Red)

Baca juga:  Maulana- Diza Menang Telak di 11 Kecamatan, Bukti Masyarakat Ingin Kota Jambi Bahagia