Maulana menilai aparatur pemerintah tidak hanya harus profesional dalam bekerja, tetapi juga aktif dalam mempromosikan budaya daerah.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara kreatif dan inovatif, sehingga mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal, khususnya batik Jambi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Jambi,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk lebih bangga menggunakan produk UMKM lokal, seperti batik Jambi, yang menjadi salah satu penggerak roda perekonomian daerah.
“Kita harus mendorong para pengrajin batik Jambi dengan membeli produk UMKM lokal, karena salah satu penggerak ekonomi di Kota Jambi berada di bidang fashion. Selain itu, kita juga sudah memiliki regulasi yang mewajibkan penggunaan batik Jambi pada setiap kegiatan resmi, khususnya setiap hari Kamis,” ucap Maulana.
“Intinya, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjaga dan melestarikan budaya asli Kota Jambi serta memperkenalkannya ke kancah internasional,” pungkasnya. (*)




Tinggalkan Balasan