TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI  – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai jamuan makan malam yang digelar Pemerintah Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (1/6/2026) malam.

Jamuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan tamu-tamu kehormatan menjelang Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyambut langsung para tamu yang hadir, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah Kota Jambi Ridwan, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly , Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Sri Purwaningsih, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, Ketua MUI Kota Jambi Kasful Anwar, serta para kepala OPD.

Dalam sambutannya, Maulana mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran kembali para pejabat pemerintah pusat di Kota Jambi. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Jambi yang tengah merayakan hari jadinya.

Baca juga:  Refleksi Hari Pahlawan: Gubernur Al Haris Tekankan Pendidikan dan Persatuan Bangsa

“Setelah beberapa kali ke Kota Jambi, kini kembali bersama kami untuk merayakan HUT Kota Jambi yang ke-80,” ujar Maulana.

Di hadapan para tamu undangan, Maulana juga menceritakan bagaimana komunikasi dan kolaborasi yang selama ini dibangun bersama Pemerintah Provinsi Jambi menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Ia mengaku memiliki hubungan yang sangat baik dengan Gubernur Jambi Al Haris, bahkan kerap berdiskusi secara langsung layaknya hubungan antara kakak dan adik dalam mencari solusi bagi berbagai persoalan pembangunan.

“Bahkan saya sering berkonsultasi langsung dengan Gubernur layaknya abang dan adik untuk berkolaborasi dalam membangun Kota Jambi yang juga merupakan ibu kota Provinsi Jambi,” tuturnya.

Menurut Maulana, kolaborasi tersebut telah menghasilkan berbagai capaian nyata. Salah satunya adalah pembangunan danau retensi sebagai solusi pengendalian banjir di Kota Jambi.

Ia menjelaskan, proyek tersebut awalnya hanya memiliki dukungan anggaran sekitar Rp5 miliar. Namun dengan kebutuhan lahan mencapai 9 hektare dan total biaya pembangunan yang menembus lebih dari Rp200 miliar, diperlukan sinergi lintas pemerintahan agar proyek dapat terealisasi.

“Walau kekurangan anggarannya cukup besar, kami bisa tutupi berkat kolaborasi. Sekarang danau retensinya bahkan sudah dalam proses pembangunan, dan insyaallah tahun ini bisa selesai,” tegasnya.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Pimpin Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi, Pastikan Kesiapan Pemkot

Sepanjang malam, suasana jamuan berlangsung akrab. Alunan musik, hidangan makan malam, serta berbagai perbincangan santai antara para tamu dan jajaran Pemerintah Kota Jambi semakin mencairkan suasana.

Dalam kesempatan yang sama, Wamendagri Bima Arya mengaku selalu memiliki kesan tersendiri setiap kali berkunjung ke Kota Jambi. Menurutnya, daerah ini terus menghadirkan berbagai inovasi yang menarik perhatian pemerintah pusat.

“Saya sangat suka kalau diundang ke Jambi, karena setiap kali saya ke sini, ada saja inovasi wali kota dan wakil wali kotanya,” ungkap Bima Arya.

Ia mencontohkan sejumlah program yang dinilainya inovatif, seperti Retret RT dan Kampung Bahagia yang digagas Pemerintah Kota Jambi.

“Inovasinya macam-macam, ada Retret RT dan Kampung Bahagia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bima Arya bercerita bahwa Kementerian Dalam Negeri kerap menerima berbagai keluhan terkait hubungan yang kurang harmonis antara kepala daerah dengan unsur pemerintahan lainnya.

“Ada Ketua DPRD yang curhat tidak cocok dengan bupati atau wali kota. Ada gubernur yang curhat tidak cocok dengan wali kotanya. Dan yang paling sering adalah wali kota tidak cocok dengan wakil wali kota maupun wakil kepala daerah yang merasa tidak diberdayakan,” ungkapnya.

Namun menurutnya, kondisi tersebut tidak terlihat di Jambi. Ia justru melihat contoh ideal bagaimana kolaborasi antarpemimpin daerah dapat terjalin dengan baik.

Baca juga:  Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Resmi Dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI

“Gubernur Jambi dekat dengan wali kota. Wali Kota tandem dengan Wakil Wali Kota Jambi. Saya senang sekali melihat ini. Wali Kota mesra dengan Ketua DPRD,” tuturnya.

Bima menilai keharmonisan tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat.

“Karena kalau pimpinannya ribut, jangankan jajaran tingkat bawah, para kepala dinas pun pasti akan pusing,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Maulana yang dinilainya mampu menjaga optimisme masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang dijalankan.

Menurut Bima, salah satu tugas utama seorang pemimpin adalah menghadirkan harapan bagi rakyatnya.

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memberikan harapan kepada rakyatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dalam rangka HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 dijadwalkan berlangsung pada Selasa (2/6/2026) pagi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi.

Agenda tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan serta Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, menambah semarak perayaan hari jadi Kota Jambi tahun ini. (AAS)