Ia menegaskan bahwa data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan penting dalam menyusun berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, pihak BPS menjelaskan bahwa selama pelatihan berlangsung, peserta akan dibekali dengan konsep dan definisi Sensus Ekonomi 2026, metodologi pendataan, penggunaan aplikasi digital, teknik wawancara, hingga simulasi lapangan.
Pembekalan tersebut diberikan agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang seragam dalam melaksanakan tugas di lapangan.
Melalui Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Gelombang II ini, para peserta diharapkan dapat bekerja secara optimal demi menghasilkan data ekonomi yang berkualitas dan tepercaya, guna mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran di Kabupaten Muaro Jambi maupun Indonesia secara keseluruhan. (*)





Tinggalkan Balasan