Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Hafizh, Gus Hafizh, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Al Haris yang di tengah kesibukannya masih menyempatkan hadir di pondok pesantren tersebut.
“Kehadiran beliau di sini membuat beliau bisa melihat langsung kondisi jalan kami. Harapan kami semoga infrastruktur jalan di daerah ini dapat segera diperbaiki menjadi lebih baik dan mulus,” ujarnya.
Ia optimistis perbaikan jalan tersebut dapat terealisasi dan mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakannya.
Gus Hafizh juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan Haflah Akhirussanah berlangsung sukses. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para panitia agar diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang melimpah.
Selain itu, ia memohon doa agar dirinya dan keluarga diberikan kekuatan, kesabaran, dan kemampuan dalam mengemban amanah mendidik generasi penerus bangsa dan agama.
“Kami akan terus berusaha menjalankan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai Rp15 juta kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Hafizh, Gus Hafizh.
Tausiah yang disampaikan Al Ustadz Dr. KH. Bukhori Al Aroby, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Tangerang, Banten, mengingatkan tentang perhitungan amal manusia di akhir zaman yang berlangsung melalui dua tahapan utama, yakni Yaumul Hisab (pencatatan dan perhitungan amal) serta Yaumul Mizan (penimbangan amal baik dan buruk secara seadil-adilnya).
Kegiatan Haflah Akhirussanah tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin Zulhifni, S.T., M.E., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin Ariansyah, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi Bustanul Aripin, S.E., unsur Forkopimcam Kabupaten Merangin, pengurus pondok pesantren, keluarga besar pesantren, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi momentum puncak penutupan tahun ajaran di Pondok Pesantren Salafiyah Al Hafizh sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. (*)





Tinggalkan Balasan