TANYAFAKTA.CO , MUARO JAMBI – Mengawali tahun 2026, Program Studi Psikologi Universitas Jambi (UNJA) mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan pemeringkatan EduRank 2025, Psikologi UNJA berhasil menembus 20 besar jurusan psikologi terbaik di Indonesia serta meraih peringkat ke-3 terbaik di Pulau Sumatera. Prestasi ini menjadi simbol konsistensi dan keseriusan dalam menjaga mutu akademik, riset, serta pengabdian kepada masyarakat.

Capaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui budaya akademik yang sehat, kolaboratif, dan terus beradaptasi dengan perkembangan ilmu psikologi. Dalam beberapa tahun terakhir, Psikologi UNJA menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, baik dari sisi kualitas pembelajaran, meningkatnya produktivitas riset dosen dan mahasiswa, maupun penguatan jejaring kerja sama di tingkat nasional hingga internasional.

Baca juga:  Halal Bihalal IKA Universitas Jambi 2026: Merajut Ukhuwah, Menguatkan Sinergi Alumni

EduRank sendiri dikenal sebagai lembaga pemeringkat global yang menilai perguruan tinggi dan program studi berdasarkan berbagai indikator penting, seperti kinerja riset, dampak publikasi ilmiah, reputasi akademik, serta kontribusi keilmuan di tingkat nasional dan internasional. Masuknya Psikologi UNJA dalam jajaran program studi unggulan nasional menegaskan bahwa kerja-kerja akademik yang selama ini dilakukan telah memperoleh pengakuan yang luas dan kredibel.

Ketua Jurusan Psikologi UNJA, Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menekankan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, hingga dukungan pimpinan universitas.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi hadiah penutup tahun 2025 yang sangat bermakna bagi kami. Ini adalah hasil dari proses panjang, komitmen bersama, dan semangat untuk terus belajar serta berbenah. Lebih dari sekadar peringkat, ini adalah wujud kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan psikologi di Universitas Jambi,” tuturnya.

Baca juga:  Cacat Epistemologis Dalam Membaca Data Publik Pendidikan