TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jambi (UNJA), Rahmad Dzaky, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan jalan dua jalur ruas Simpang Mendalo – Exit Tol Pijoan yang saat ini tengah diusulkan untuk direalisasikan.

Dukungan tersebut disampaikan Rahmad Dzaky saat menghadiri rapat pembahasan data dan informasi sebagai kelengkapan usulan penanganan jalan dua jalur Mendalo yang digelar di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Kamis (7/5/2026).

Dalam forum tersebut, Rahmad Dzaky turut menyampaikan langsung aspirasi mahasiswa kepada Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, serta para pejabat yang hadir.

Menurutnya, pembangunan jalan dua jalur tersebut sangat mendesak mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kawasan Mendalo hingga Pijoan yang menjadi akses utama menuju kampus.

Baca juga:  Safari Ramadan Pertama, UNJA Hadir di Masjid Jami’ Al-Jadid Perkuat Kampus Berdampak

“Ini sangat penting karena baru-baru ini saja sudah bertambah tiga orang korban kecelakaan pada jalur tersebut,” ujar Rahmad Dzaky.

Ia menyebut, berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, jumlah kecelakaan di ruas jalan tersebut pada periode 2024 hingga 2026 kini meningkat dari 88 menjadi 91 kejadian.

“Dari 91 kejadian itu, sekitar 80 persennya dialami mahasiswa maupun tenaga pendidik di kampus,” ungkapnya.

Rahmad Dzaky juga menyoroti tingginya mobilitas mahasiswa di kawasan Mendalo. Saat ini, Universitas Jambi memiliki jumlah mahasiswa aktif mencapai 29.121 orang.

“Itu di luar tenaga pendidik dan unsur lainnya,” katanya.

Ia berharap pembangunan jalan dua jalur tersebut dapat segera direalisasikan demi keselamatan masyarakat, khususnya sivitas akademika yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Baca juga:  UNJA Lantik Kepala UPA Laboratorium Terpadu Periode 2026–2030, Rektor Tekankan Penguatan Fungsi dan Akreditasi

“Tadi sudah dibahas kendalanya, baik dari segi anggaran maupun pembebasan lahan. Kami berharap betul kepada Bapak Edi Purwanto selaku Anggota Komisi V DPR RI untuk membantu mahasiswa UNJA dalam persoalan ini,” tutur Dzaky.

Pada kesempatan itu, Presiden BEM UNJA juga menyerahkan secara langsung dokumen usulan dan kajian mahasiswa kepada Edi Purwanto sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan jalan dua jalur Mendalo–Pijoan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, menegaskan bahwa pembangunan jalan dua jalur Mendalo merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera diwujudkan.