TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI — Program Studi Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP), Universitas Jambi (UNJA) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Kedaulatan Rakyat atau Demokrasi Perwakilan? Menimbang Pilkada Langsung dan Tidak Langsung di Indonesia”, Senin (21/9/2026), di Gedung UNIFAC UNJA Mendalo.

Seminar tersebut menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang politik, yakni Prof. Firman Noor, Ph.D., dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia sekaligus Profesor Riset dan Peneliti Ahli Utama di Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Dori Efendi, S.IP., M.Soc.Sc., Ph.D., dosen Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNJA.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum UNJA, Dr. M. Zulfa Aulia, S.H., M.H., menyoroti hubungan timbal balik yang kuat antara disiplin ilmu hukum dan politik.

Baca juga:  UNJA Sambut Mahasiswa Filipina dalam Program SEA-Teacher, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Internasional

“Hukum dan politik memang memiliki keterkaitan yang sangat kuat. Kadang-kadang hukum yang mendeterminasi politik, tapi kadang-kadang juga sebaliknya, politik yang lebih determinan dibanding hukum,” ujarnya.

Dr. Zulfa juga mengajak para akademisi yang hadir untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang pemilu di Indonesia.

Menurutnya, generasi yang lebih senior telah mengalami perubahan sistem pemilihan kepala daerah, dari mekanisme tidak langsung hingga kemudian beralih menjadi pemilihan langsung pascareformasi.

“Kita semua, terutama generasi yang lebih senior, sudah mengalami masa-masa di mana Indonesia pemilihan kepala daerah itu tidak langsung dan beralih kemudian pascareformasi menjadi langsung. Ini tentu topik yang menarik dan aktual tampaknya untuk kondisi Indonesia kekinian, terutama dikaitkan dengan kedaulatan rakyat,” tuturnya.

Baca juga:  GMNI Bogor Gelar Pengabdian Pendidikan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Kiarapandak

Sementara itu, Koordinator Program Studi Ilmu Politik, Cholillah Suci Pratiwi, S.IP., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa seminar tersebut penting bagi mahasiswa untuk memperluas cakrawala berpikir di luar teori yang diperoleh di ruang kelas.