1. Striae rubra (stretch mark merah)
    Merupakan tahap awal kemunculan stretch mark. Warnanya bisa merah muda hingga ungu, tergantung warna kulit. Pada tahap ini, guratan masih tergolong aktif dan aliran darah masih hadir di bawah permukaan kulit. Pengobatan pada fase ini cenderung lebih efektif.

  2. Striae alba (stretch mark putih)
    Muncul setelah stretch mark memasuki tahap penyembuhan. Warna memudar menjadi putih atau keperakan dan terasa lebih dalam. Pada tahap ini, pengobatan membutuhkan waktu lebih lama karena jaringan kulit telah kehilangan sebagian besar elastisitasnya.

Cara Mengatasi Stretch Mark

Meskipun tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, stretch mark bisa disamarkan melalui berbagai metode perawatan. Berikut beberapa cara yang dapat membantu mengurangi tampilannya:

  1. Menggunakan pelembap khusus
    Krim atau losion yang mengandung cocoa butter, shea butter, retinol, atau asam hialuronat dapat membantu melembapkan kulit dan memperbaiki elastisitas. Pemakaian rutin mampu mengurangi keparahan guratan, terutama saat stretch mark masih dalam fase awal.

  2. Terapi laser
    Teknologi laser seperti fractional CO2 dan pulsed dye laser dapat merangsang produksi kolagen, meratakan permukaan kulit, dan memudarkan warna guratan. Terapi ini memerlukan beberapa sesi tergantung kondisi kulit.

  3. Microneedling
    Prosedur ini menggunakan alat dengan jarum-jarum kecil untuk menstimulasi produksi kolagen dan regenerasi kulit. Microneedling cukup efektif untuk stretch mark yang sudah berubah warna menjadi putih.

  4. Chemical peeling
    Menggunakan bahan kimia ringan untuk mengangkat lapisan atas kulit, merangsang pertumbuhan sel baru, dan meratakan warna kulit. Efektivitasnya tergantung pada jenis dan kedalaman stretch mark.

  5. Perawatan alami
    Bahan alami seperti lidah buaya, minyak vitamin E, dan madu sering digunakan untuk menenangkan kulit dan mempercepat regenerasi sel. Meski hasilnya tidak secepat perawatan medis, metode ini relatif aman dan terjangkau.

Baca juga:  Kembali Raih Prestasi Nasional, Kota Jambi Menjadi Kota Terbaik dalam Pencegahan dan Penurunan Stunting

Pencegahan Stretch Mark

Beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terbentuknya stretch mark:

  • Menjaga berat badan tetap stabil dan tidak bertambah atau berkurang secara drastis.

  • Mengonsumsi makanan kaya vitamin C, E, dan zinc untuk mendukung kesehatan kulit.

  • Menggunakan pelembap secara rutin, terutama saat masa kehamilan atau pertumbuhan.

  • Minum air putih yang cukup agar kulit tetap terhidrasi dan elastis.

Kesimpulan

Stretch mark merupakan kondisi kulit yang umum terjadi akibat peregangan kulit yang berlebihan. Meskipun tidak berbahaya, guratan ini dapat mengganggu secara estetika.

Berbagai metode, baik alami maupun medis, tersedia untuk menyamarkan tampilannya.

Pencegahan tetap menjadi langkah terbaik, terutama bagi kelompok yang berisiko tinggi. Kulit yang sehat dan elastis membutuhkan perawatan rutin dan perhatian terhadap perubahan tubuh yang cepat.

Baca juga:  Sering Tidur Terlentang? Ini Bahayanya