TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Jambi sukses menyelenggarakan rangkaian Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi 2026 yang ditutup melalui Grand Final di Maulidia Convention Center, Selasa (12/5/2026) malam.

Ajang tahunan yang mengusung tema “Legacy Makers of Culture, Definers of The Future” itu menjadi wadah pembinaan generasi muda Kota Jambi agar tampil sebagai sosok yang berkarakter, visioner, kreatif, inovatif, serta peduli terhadap budaya daerah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti mengatakan, Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan generasi muda untuk menjadi representasi daerah di bidang pariwisata dan budaya.

Baca juga:  Sambangi BPJS Ketenagakerjaan RI, Wako Maulana Tingkatkan Cakupan Jaminan bagi Pekerja Rentan

“Bujang Gadis Kota Jambi merupakan agenda tahunan yang bertujuan membentuk pemuda yang berkarakter, visioner, kreatif, dan peduli budaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses seleksi tahun ini berlangsung panjang dan ketat. Dimulai sejak pembukaan pendaftaran pada 14 April 2026, para peserta kemudian mengikuti berbagai tahapan, mulai dari psikotes, wawancara, pengumuman semifinalis, unjuk bakat dan babak penyisihan, table manner, latihan koreografi, hingga grand final pada 12 Mei 2026.

Sebanyak 102 peserta dari 11 kecamatan di Kota Jambi mengikuti seleksi tahun ini. Namun, hanya 11 pasang finalis terbaik yang berhasil melaju ke malam grand final.

Para finalis juga mendapatkan berbagai pembekalan, diantaranya seperti pelatihan kepribadian, public speaking, ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata, hingga promosi daerah.

Baca juga:  Lari Sambil Wisata, Wali Kota Jambi Gaungkan Sport Tourism Lewat Lomba 3 Danau

“Kami berharap mereka bukan hanya menjadi duta pariwisata, tetapi juga representasi generasi muda yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan kreatif,” tambah Mariani.

Lebih jauh, Mariani Yanti mengungkapkan ditengah penerapan efisiensi anggaran, ajang bergengsi Bujang Gadis 2026 tetap bisa terselenggara dengan baik.

“Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, Hal ini mustahil terjadi tanpa adanya kolaborasi semua pihak dan  banyaknya dukungan sponsor yang memberi perhatian kepada ajang ini untuk mendukung generasi muda Kota Jambi,”pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi yang dinilai sukses menyelenggarakan ajang tersebut dengan baik dan meriah.

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi beserta seluruh tim yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Maulana.

Baca juga:  Bangga ! Walikota Jambi Terbukti Punya Jaringan Internasional, Kini dapat Ucapan Selamat dari Konjen Tiongkok

Menurut Maulana, Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi merupakan bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki visi masa depan yang baik sekaligus memahami identitas dan budaya Jambi secara utuh.

Ia menekankan pentingnya generasi muda memahami filosofi budaya Melayu Jambi, termasuk nilai “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah,” sebagai bagian dari identitas daerah yang harus dijaga dan dikenalkan kepada masyarakat luas.

“Setelah memahami budaya dan sejarah daerah, mereka harus mampu mengomunikasikan kejayaan masa lalu menjadi kekuatan untuk masa depan,” ujarnya.