Para penumpang yang turun di terminal juga akan terhubung langsung dengan transportasi publik dalam kota, termasuk mobil listrik yang telah disiapkan Pemkot Jambi.
Tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, Terminal Alam Barajo juga dirancang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. Fasilitas perdagangan akan memfasilitasi kebutuhan penumpang sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.
“Dengan adanya pusat ekonomi, UMKM akan tumbuh dan perekonomian masyarakat meningkat,” jelas Maulana.
Kepala BPTD Kelas II Jambi, Dr. Benny Nurdin Yusuf, menyambut baik dukungan Pemkot Jambi. Menurutnya, revitalisasi Terminal Alam Barajo sejalan dengan visi Kementerian Perhubungan untuk menghadirkan terminal modern berbasis mixed-use, mencakup fasilitas belanja, sarana olahraga, dan ruang publik lainnya.
“Mudah-mudahan paling lambat tahun 2026 proyek revitalisasi Alam Barajo diprioritaskan, karena sudah masuk dalam rencana strategis kementerian,” pungkasnya. (*)





Tinggalkan Balasan