“Rakor ini menjadi ruang evaluasi dan koordinasi agar sinergi antara seluruh unsur FPK semakin kuat dalam mengembangkan pembauran kebangsaan di Provinsi Jambi,” ujarnya.

Penguatan Silaturahmi dan Perbaikan Internal

Sementara itu, Ketua FPK Provinsi Jambi Is Andika menegaskan bahwa Rakor merupakan momentum memperkuat silaturahmi antar pengurus sekaligus memperbaiki langkah-langkah organisasi.

“FPK saat ini terdiri dari 31 suku, etnis, dan himpunan. Melalui Rakor ini, kita berharap ada pencerahan untuk bersama membangun Jambi lebih baik,” ungkapnya.

Harapan Pemerintah Provinsi

Gubernur Jambi melalui Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, dr. Fery Kusnadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakor sebagai bentuk penguatan persaudaraan antar etnis.

Ia juga menyinggung capaian Gubernur Jambi yang baru saja menerima penghargaan dari Menteri Kebudayaan RI, yang disebutnya sebagai hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Kunjungi Rektor Universitas Jambi dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 H

“FPK adalah jembatan strategis yang membantu pemerintah menyampaikan kebijakan hingga ke tingkat wilayah. Setiap warga harus memiliki ruang kontribusi untuk pembangunan Jambi ke depan,” katanya.

Fery berharap Rakor menjadi wadah peningkatan pengetahuan sekaligus mempertegas komitmen menjadikan Jambi sebagai ruang yang inklusif bagi seluruh warga dari berbagai latar belakang budaya. (*)