“Kejadian ini diduga akibat longsornya tebing galian yang dipicu hujan deras sehingga tanah menjadi labil dan runtuh menimpa para pekerja. Hingga saat ini situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menambahkan, pasca kejadian Polda Jambi telah menerjunkan unit SAR Brimob serta unit K-9 Ditsamapta untuk membantu proses evakuasi korban yang diduga masih tertimbun material longsor.

Selain itu, tim evakuasi gabungan sebanyak 123 personel juga dikerahkan, terdiri dari 12 personel Sat Brimob Polda Jambi, 58 personel Polres Sarolangun, 10 personel Polsek Limun, 15 personel BPBD, 15 personel Satpol PP, serta 13 personel dari Dinas Pemadam Kebakaran.

Baca juga:  Kapolda Jambi Hadiri Sidang Wilayah PGIW Jambi 2026, Tekankan Perang Melawan Judi Online dan Narkoba

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk melakukan evakuasi lanjutan dan memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun. Selain itu, kami juga akan melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Polda Jambi mengimbau masyarakat agar tidak kembali melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan jiwa serta berpotensi menimbulkan dampak hukum dan kerusakan lingkungan. (*)