TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama Pemerintah India melalui Konsulat Jenderal India di Medan menggelar perayaan ITEC Day 2026 di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (30/3/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara India dan Kota Jambi, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Acara tersebut mempertemukan para alumni yang pernah menempuh pendidikan di India melalui berbagai program Pemerintah India, termasuk beasiswa Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) yang pada tahun 2025 diikuti oleh 25 ASN Pemkot Jambi dalam bidang kesehatan digital dan keamanan siber.

Perayaan ini juga menegaskan eratnya hubungan yang terjalin melalui program ITEC dan Indian Council for Cultural Relations (ICCR), yang berperan penting dalam memperkuat koneksi di bidang pendidikan, profesional, serta hubungan antar masyarakat kedua negara.

Baca juga:  Tegas, Walikota Jambi Maulana Akan Ganti OPD yang Tidak Proaktif dalam Program 100 Hari Kerja

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Konsul Jenderal India di Medan Ravi Shanker Goel, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com., perwakilan Gubernur Jambi Fery Kusnadi, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa keikutsertaan 25 ASN Pemkot Jambi dalam program ITEC merupakan wujud nyata kolaborasi global yang berdampak pada transformasi lokal.

“Ini bukan sekadar prestasi, melainkan investasi strategis untuk masa depan kota yang tidak hanya mampu beradaptasi terhadap perubahan, tetapi juga memimpin dalam menghadirkan layanan publik yang mudah diakses, inklusif, dan modern,” ujarnya.

Baca juga:  Hari Pertama Kerja Usai Libur Idul Fitri, Wali Kota Jambi Tinjau Pelayanan di Puskesmas Tahtul Yaman

Maulana juga mengungkapkan pengalamannya sebagai alumni program di India yang memberikan kesan mendalam, tidak hanya dari sisi ilmu pengetahuan, tetapi juga budaya dan semangat inovasi masyarakatnya.

“Saya merasakan kehangatan masyarakatnya, semangat budayanya, dan inovasi yang hidup dalam keseharian. India tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi, dan inspirasi itu kami bawa kembali ke Kota Jambi,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dalam dunia yang terus berubah, tidak ada kota yang dapat berkembang sendiri tanpa kolaborasi.

“Masa depan adalah milik mereka yang berkolaborasi, belajar, dan berani berinovasi bersama. Jaringan alumni ITEC merupakan kekuatan lintas batas, sektor, dan generasi. Mari kita ubah pengetahuan menjadi tindakan dan kerja sama menjadi dampak jangka panjang,” tegasnya.

Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah India, Konsulat Jenderal India di Medan, dan Indian Council for Cultural Relations atas dukungan yang diberikan.

Baca juga:  Peduli Stunting Pemkot Jambi Berikan Makanan Tambahan Kepada Keluarga Beresiko Stunting

“Terima kasih atas kepercayaan dan investasi yang diberikan. Semoga kemitraan ini terus berkembang dan melahirkan profesional terampil serta pemimpin visioner,” pungkasnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal India di Medan Ravi Shanker Goel menyampaikan bahwa terdapat banyak peluang beasiswa yang didanai Pemerintah India bagi pelajar dan aparatur dari Indonesia.

“Sekitar 53.000 beasiswa untuk perguruan tinggi tersedia melalui program ini. Program ini terbuka bagi masyarakat yang ingin mengembangkan keterampilan dan pengetahuan melalui pelatihan di India,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah bersama sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mariani Yanti, Direktur RSUD Abdul Manap dr. Anastasya, serta Sekretaris Dinas Sosial Edriansyah, turut berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. (*)