Ke depan, kawasan ini juga akan dikembangkan menjadi kawasan terintegrasi, termasuk dengan konektivitas menuju Terminal Rawasari melalui rencana penyediaan shuttle bus listrik.
Selain itu, bangunan-bangunan berkonsep heritage di kawasan tersebut akan ditata dan dipercantik guna meningkatkan daya tarik wisata.
Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, juga telah menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari penataan pencahayaan, perbaikan infrastruktur jalan, hingga pengelolaan kebersihan dan limbah.
“Kami memastikan setelah kegiatan malam, keesokan harinya kawasan sudah bersih. Pengelolaan sampah dan limbah terus kami koordinasikan agar program ini berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jumlah pendaftar tenant hampir mencapai 60 pelaku usaha, namun pada tahap awal dibatasi sebanyak 40 tenant.
“Untuk tahap awal kita batasi 40 tenant,” katanya.
Disela-sela acara peresmian, para anak-anak berbakat turut memberikan penampilan terbaik mereka kepada para pengunjung. Mulai dari tari, fashion show, hingga menyanyi yang membuat pengunjung semakin tertarik dengan terobosan baru orang nomor satu di Kota Jambi tersebut.

Kepada walikota diberikan juga karikatur yang diberikan langsung oleh PLT Direktur Siginjai Sakti sebagai ucapan terimakasih dan sebagai tanda keseriusan pelaksanaan Wisata Kuliner Kota Tua Tersebut.

Diakhir acara, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota menyambangi satu persatu tenant yang ada. Para warga dan pelaku usaha yang ada di lokasi tersebut tak mau lepaskan kesempatan dan segera berburu foto bersama pemimpin yang dikenal merakyat itu.

Kegiatan ini turut dihadiri Plh Sekretaris Daerah Kota Jambi, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ketua TP PKK Kota Jambi, Camat Pasar, Kapolresta, serta tamu undangan lainnya. (AAS)





Tinggalkan Balasan