“Secara umum berjalan baik, tetapi kendala teknis tetap menjadi bahan evaluasi ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi perhatian Gubernur yang turun langsung meninjau pelaksanaan TKA. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah menjadi motivasi bagi siswa dan tenaga pendidik.
“Tes ini tidak hanya menilai kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi refleksi kualitas sistem pendidikan secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Jambi terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP. Sejumlah usulan revitalisasi fasilitas pendidikan juga telah diajukan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam percepatan pembangunan sektor pendidikan.
“Kami berharap dukungan semua pihak dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Kota Jambi,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar, dalam laporannya menyampaikan bahwa TKA tingkat SMP tahun 2026 diikuti 1.333 satuan pendidikan dengan total 62.212 siswa yang tersebar di 11 kabupaten/kota.
“Pelaksanaan TKA ini menjadi momentum penting untuk memetakan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” ungkapnya.
Ia menambahkan, hasil TKA akan menjadi dasar evaluasi terhadap capaian siswa, kesiapan infrastruktur, serta kualitas tenaga pendidik di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendorong transformasi pendidikan yang inklusif, merata, dan berdaya saing. Dengan evaluasi yang terukur dan kebijakan tepat sasaran, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (*)





Tinggalkan Balasan