Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi bersama Kwarcab terus menghadirkan berbagai program inovatif, khususnya dalam edukasi pelajar, seperti pencegahan narkoba, pelecehan seksual, hingga penanggulangan geng motor.
Selain itu, Maulana juga menyoroti kegiatan penanaman padi gogo yang melibatkan ratusan anggota Pramuka sebagai bagian dari edukasi ketahanan pangan.
“Kegiatan ini sangat positif. Anak-anak jadi belajar langsung bagaimana proses menanam padi hingga panen. Ini penting agar generasi muda memahami sektor pertanian,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara penyuluh pertanian dan pembina Pramuka menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian, terutama dengan memanfaatkan lahan tidur di perkotaan.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh pengurus Kwarcab Kota Jambi yang telah bekerja keras,” tambahnya.
Sudirman berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi kepala daerah lainnya di Provinsi Jambi untuk turut memberikan perhatian lebih terhadap Gerakan Pramuka.
“Ke depan, kami berharap semakin banyak kepala daerah yang mendukung penuh kegiatan kepramukaan, karena ini merupakan investasi penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (AAS)





Tinggalkan Balasan