TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) kembali menggelar Pekan Seni Mahasiswa (Peksima) FKIP 2026 dengan mengusung tema “Kreativitas Seni Berdampak Prestasi”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung SSL Lantai 3 pada Selasa (15/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Drs. Hendra Sofyan, M.Si., juri tamu dari ISI Padang Panjang Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn., penulis sekaligus penggiat literasi dan founder Sekolah Menulis Elipsis, Muhammad Subhan, Ketua Jurusan Sejarah, Seni dan Arkeologi Dr. Dra. Irma Suryani, M.Pd., Ketua Pelaksana Lusi Handayani, S.Sn., M.Sn., para dosen juri, serta peserta lomba Peksima.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Drs. Hendra Sofyan, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa FKIP secara konsisten mengirimkan delegasi dalam jumlah besar untuk mengikuti Peksima tingkat universitas. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan di bidang seni.

Baca juga:  UNJA Latih Peternak Tangani Kembung pada Kambing di Batang Hari, Dorong Praktik Peternakan Sehat dan Mandiri

“FKIP selalu mengirim banyak tim untuk Peksima. Kegiatan ini bertujuan mengasah kemampuan mahasiswa, baik dari segi bakat, minat, maupun keterampilan, khususnya di bidang seni. Semoga melalui kegiatan ini lahir seniman-seniman baru yang dapat mewarnai dunia seni di Jambi maupun Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Lusi Handayani melaporkan bahwa pada Peksima FKIP 2026 dibuka sebanyak 15 tangkai lomba. Dari jumlah tersebut, 11 lomba mendapat minat peserta, sementara 4 lainnya belum diminati.

“Dari setiap tangkai lomba, akan dipilih tiga peserta terbaik untuk melaju ke Peksima tingkat universitas,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama serta penampilan lagu dari Agustian, alumni delegasi Peksiminas tahun 2022.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Ajak Mahasiswa Baru FKIP UNJA Bangun Generasi Unggul dan Berkarakter

Melalui penyelenggaraan Peksima FKIP 2026 ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mampu menampilkan kemampuan terbaiknya, tetapi juga siap bersaing di tingkat universitas hingga nasional. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen FKIP dalam mendorong pengembangan bakat seni mahasiswa secara berkelanjutan.  (*)