“Setiap puncak ada proses pendakian, jangan pernah mengeluh saat ditempatkan di daerah yang sulit, karena itu justru menjadi awal yang baik dalam membangun karier,” ujarnya.

Selain itu, orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan hidup, mulai dari keluarga, orang tua, hingga kesehatan diri. Menurutnya, kebahagiaan sejati seorang ASN tidak hanya diukur dari jabatan, tetapi juga dari keharmonisan keluarga dan bakti kepada orang tua.

“Jangan kurangi kebahagiaan untuk anak dan istri. Luangkan waktu untuk keluarga. Dan jika orang tua masih ada, datangi dan bahagiakan mereka. Doa orang tua itu sangat menentukan perjalanan hidup kita,” pesannya.

Sementara itu, Putut Riyatno, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama 34 tahun lebih masa pengabdiannya sebagai ASN. “Semua capaian ini tidak lepas dari dukungan mitra kerja, stakeholder, dan para penyuluh KB di lapangan. Tanpa mereka, program tidak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Baca juga:  Lepas Jalan Santai, Gubernur Al Haris Ajak Bangun Jambi di Semua Sektor

Putut juga memaparkan sejumlah capaian program BKKBN Jambi hingga tahun 2025. Di antaranya, angka kelahiran total (TFR) berhasil ditekan hingga 2,24 dari target 2,25. Penggunaan kontrasepsi modern juga melampaui target, mencapai 69,4 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) mencapai 69,2 persen atau melampaui target, serta program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) berhasil melampaui target hingga 185 persen.

Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan, terutama dalam penanganan stunting yang sempat mengalami kenaikan pada tahun 2024 serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang masih perlu ditingkatkan.

Di akhir sambutannya, Putut menyampaikan permohonan maaf serta komitmennya untuk tetap berkontribusi bagi pembangunan Jambi meski telah memasuki masa pensiun. (*)

Baca juga:  Banjir Kota Jambi Makin Parah, Warga Duga Imbas dari Pembangunan JBC