TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Universitas Jambi (UNJA) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Berdasarkan data per 24 April 2026, Dr. Apt. Uce Lestari, S.Farm., M.Farm., berhasil masuk dalam Top 5 SINTA Score 3YR tertinggi di Provinsi Jambi. Pencapaian tersebut menjadi bukti dedikasi dan konsistensinya dalam bidang penelitian serta publikasi ilmiah.

Dr. Uce Lestari lahir di Jambi pada 17 Oktober 1982. Ia merupakan anak pertama dari dua bersaudara, pasangan Iria Fahmi dan Nurhaida. Latar belakang keluarga sederhana tidak menjadi penghalang baginya untuk terus menempuh pendidikan tinggi dan meraih berbagai prestasi akademik.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari jenjang Sarjana Farmasi di Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Perintis Padang pada tahun 2004. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan Profesi Apoteker pada tahun 2005, meraih gelar Magister Farmasi di Universitas Andalas pada tahun 2010, hingga akhirnya menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang Ilmu Farmasi di Universitas Padjadjaran, Bandung.

Baca juga:  UNJA Gelar Kuliah Umum Dorong Publikasi Ilmiah Berkualitas dan Beretika bagi Mahasiswa Pascasarjana

Sejak bergabung sebagai dosen di UNJA pada tahun 2015, Dr. Uce menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap dunia penelitian. Ia secara konsisten melakukan riset, khususnya terkait pengembangan kosmetik berbahan alam. Rasa ingin tahu yang tinggi mendorongnya untuk terus menggali potensi bahan aktif, termasuk dari limbah cangkang sawit, hingga menghasilkan produk yang tidak hanya berhenti pada tahap penelitian, tetapi juga dapat dihilirisasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Berbagai hasil penelitian tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk artikel dan publikasi ilmiah yang turut berkontribusi terhadap capaian SINTA Score yang diraihnya saat ini.

Dr. Uce mengungkapkan bahwa prinsip hidup yang selalu dipegangnya adalah menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.

Baca juga:  Top ! Bulan Ini UNJA Luluskan 3.116 Wisudawan

“Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Banyak sekali lika-liku hidup yang membuat saya gagal, tetapi justru kegagalan itulah yang membuat saya terus maju dan berkembang,” ujar Dr. Uce.