TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Usai menunaikan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Falah, Kota Jambi, suasana hangat langsung terasa di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (27/05/2026). Sejak pagi, halaman rumah dinas mulai dipadati tamu yang datang silih berganti untuk menghadiri open house yang digelar Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H.
Di pintu utama rumah dinas, Gubernur Al Haris bersama sang istri, Hj. Hesnidar Haris, menyambut setiap tamu dengan senyum penuh kehangatan. Keduanya tampak sabar menyalami satu per satu warga yang datang, bertegur sapa, sekaligus saling bermaafan dalam suasana Idul Adha yang penuh kekeluargaan.
Sejak pukul 08.30 WIB, para tamu mulai memadati lokasi. Hadir di antaranya Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz beserta istri, unsur Forkopimda, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum.
Suasana semakin hangat ketika para tamu menikmati berbagai hidangan khas Hari Raya yang disajikan secara prasmanan. Aroma nasi minyak, kari kambing, sate, hingga aneka kue tradisional Jambi memenuhi area jamuan. Di tengah ramainya tamu yang hadir, Hj. Hesnidar Haris juga tampak beberapa kali memastikan kenyamanan para tamu serta ketersediaan hidangan bagi masyarakat yang datang bersilaturahmi.
Tak hanya menjadi ajang halal bihalal, momentum Idul Adha di Rumah Dinas Gubernur juga diisi dengan penyaksian pemotongan hewan kurban. Pada tahun ini, sebanyak tiga ekor sapi dan satu ekor kambing disembelih di lingkungan rumah dinas gubernur sebagai bagian dari ibadah kurban dan bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Di sela kegiatan, Hj. Hesnidar Haris mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bijaksana, dan penuh rasa syukur dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Saat ini kita harus memaknai Idul Adha sebagai momentum untuk merefleksikan diri agar menjadi manusia yang lebih baik dan bijaksana, serta mampu menambah wawasan diri dengan hal-hal yang membawa kita kepada kebaikan,” ujar Hj. Hesnidar Haris.
Ia juga menyoroti perkembangan teknologi, khususnya penggunaan telepon pintar dan internet, yang menurutnya perlu disikapi secara bijak agar tidak menggeser nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
“Saya inginnya dunia tidak ada handphone, tetapi itu tidak mungkin karena kita semua menikmati kemajuan teknologi. Namun, adanya pergeseran nilai-nilai kehidupan kemungkinan juga dipengaruhi internet,”ujarnya.
“Saya mengimbau generasi muda agar memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memudahkan berbuat baik, menimba ilmu, serta menambah wawasan dan informasi yang positif. Bukalah handphone untuk hal-hal yang menuju kepada kebaikan, tebarkan kebaikan,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan