“Gubernur Jambi dekat dengan wali kota. Wali Kota tandem dengan Wakil Wali Kota Jambi. Saya senang sekali melihat ini. Wali Kota mesra dengan Ketua DPRD,” tuturnya.
Menurut Bima Arya, kekompakan para pemimpin daerah akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik yang diterima masyarakat. Sebaliknya, konflik di tingkat pimpinan hanya akan menghambat jalannya pemerintahan.
“Karena kalau pimpinannya ribut, jangankan jajaran tingkat bawah, para kepala dinas pun pasti akan pusing,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan komunikasi yang baik antarpemimpin daerah merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Bima Arya juga memberikan apresiasi terhadap gaya kepemimpinan Wali Kota Jambi Maulana yang dinilainya mampu menghadirkan optimisme melalui berbagai program pembangunan yang dijalankan.
Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga harus mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat.
“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memberikan harapan kepada rakyatnya,” ujar Bima Arya.
Jamuan makan malam tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Sekretaris Daerah Kota Jambi Ridwan, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Listya, serta para kepala OPD dan tokoh penting lainnya.
Kehadiran Wamendagri Bima Arya di Kota Jambi menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 yang puncaknya akan digelar melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi pada Selasa (2/6/2026) pukul 09.00 WIB. (AAS)




Tinggalkan Balasan