Selain meningkatkan mobilitas masyarakat, perbaikan jalan juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak menyebabkan biaya transportasi meningkat, waktu distribusi hasil perkebunan menjadi lebih lama, serta memperbesar risiko kerusakan komoditas selama perjalanan.
Dengan dilakukan penimbunan lubang dan pengerasan jalan menggunakan material batu split, distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat diperkirakan akan lebih lancar. Kelancaran arus logistik tersebut diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperlancar distribusi kebutuhan pokok ke wilayah desa.
Manager Kebun Tanjung Lebar PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar, Delvi, yang meninjau langsung lokasi perbaikan pada Jumat (10/7/2026), mengatakan program tersebut merupakan bagian dari agenda kerja perusahaan yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.
“Perbaikan jalan desa ini memang termasuk dalam program kerja kami tahun ini. Jalan ini merupakan akses utama masyarakat dari empat desa untuk beraktivitas sehari-hari, baik menuju sekolah, tempat ibadah, pusat pemerintahan kecamatan, maupun tempat kerja. Mobilitas masyarakat di jalur ini sangat tinggi,” ujar Delvi.
Dalam pelaksanaannya, PTPN IV mengerahkan berbagai peralatan berat, seperti grader, dump truck, dan vibrator roller, serta melibatkan belasan tenaga kerja. Pengerasan jalan menggunakan material batu split dipilih agar kondisi jalan lebih tahan terhadap cuaca ekstrem maupun beban kendaraan bertonase besar.
Langkah yang dilakukan PTPN IV Regional IV ini menjadi contoh sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang memberikan manfaat bersama.
Selain mendukung kelancaran operasional perusahaan, perbaikan jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas perekonomian di kawasan Bahar. (*)





Tinggalkan Balasan