” Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada para pimpinan Pondok Pesantren se-Provinsi Jambi. Berkat didikan dan bimbingan Bapak/Ibu, anak-anak kita tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berilmu. Hafalan Al-Qur’an yang mereka raih hari ini adalah investasi terbaik untuk dunia dan akhirat, sekaligus benteng peradaban Jambi ke depan. Untuk itu saya sampaikan juga

Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan Ponpes. Bapak/Ibu telah mencetak generasi Qur’ani berakhlak mulia, berilmu, dan siap menjaga masa depan daerah. Hafalan Qur’an adalah investasi dunia-akhirat yang tak akan pernah rugi.” Pungkasnya.

Sementara itu Ketua ponpes Bustanu Usysyaqil Qur’an (BUQ) Aris Muthohar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur Al Haris yang Alhamdulillah setiap tahun beliau terus menyempatkan diri untuk datang ke ponpes BUQ, semenjak dari beliau dari Bupati Merangin dulu sampai sekarang beliau masih masih mau ke ponpes BUQ ini.

Baca juga:  Gubernur Al Haris Terpilih Sebagai Ketua ADPMET: Siap Perjuangkan Tata Kelola Migas dan Energi Terbarukan yang Berkeadilan

Pengasuh Pondok Pesantren BUQ Aris Muthohar melaporkan saat acara wisuda tahfid pertama yang digelar malam ini. Berbeda dari praktik sebelumnya yang hanya mewisuda santri yang khatam 30 juz, mulai tahun ini pondok memberikan penghargaan syahadah bagi santri yang telah menghafal minimal 5 juz sebagai bentuk motivasi lanjutan.

“Kalau yang tadi tampil adalah santri-santri yang khotam Juz Amma, 1 Juz, dan juga tahsin Quran 30 juz. Ada pun nama-nama nanti akan kami panggil dan mohon nama-nama yang dipanggil untuk naik ke atas mimbar agar bisa diserahkan syahadah tahfidnya kepada Bapak Gubernur dan Bapak Bupati,” kata pengasuh.

Aris Muthohar menegaskan bahwa pemberian syahadah untuk hafalan 5 juz ke atas dimaksudkan untuk menambah semangat para santri dalam melanjutkan proses menghafal Al-Qur’an. “Biasanya anak-anak tidak kita wisuda, dibiarkan sehingga wisudahnya langsung 30 juz. Tapi malam hari ini, mulai tahun ini, Insya Allah yang sudah hafal 5 juz ke atas akan kita wisuda juga,” ujarnya.

Baca juga:  Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Nyatakan Jambi Jadi Contoh Gerakan Tanam Pohon Serentak

Aris Muthohar menyebutkan satu momen istimewa seorang santri kelas 4 SD dari SDBUK berhasil menghafal 6 juz. “Alhamdulillah, bangga betul. Doakan mudah-mudahan putra-putri kita menjadi ahlul Qur’an dan ulama,” tambah pengasuh sebelum memanggil nama santri tersebut untuk menerima penghargaan.

Tauziah yang disampaikan Al ustadz Dr. KH. Bukhori Al Aroby pimpinan pondok pesantren Nurul Huda Tangerang Banten menyampaikan,

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan Pemerintah provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai 15 juta kepada pimpinan ponpes BUQ Pinang Merah

Acara Haflah Khotmil Qur’an dan Akhirussanah Santri-RA-SDIT-Wustho dan Ulya Pondok Pesantren Bustanu Usysyaqil Qur’an (BUQ) Tahun 2026, dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh Moei, Camat Pemenang Barat, Kapolsek, danramel pemenang barat Kadis Kominfo, Ariansyah, keluarga besar pesantren, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi momentum puncak penutupan tahun ajaran.(*)

Baca juga:  Terima Apresiasi PAI 2025, Al Haris Komitmen Penguatan Pendidikan Agama Islam di Jambi