“Jambi juga demikian, ada delapan ruas jalan yang diresmikan oleh Presiden,” katanya.
Ia menambahkan, untuk tahun 2026 pemerintah daerah telah mengusulkan dukungan pembangunan jalan kepada pemerintah pusat melalui balai terkait dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
“Meskipun nanti tetap ada proses verifikasi, paling tidak akan kita lihat mana yang menjadi prioritas dan mana yang paling membutuhkan untuk ditangani melalui program IJD,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Al Haris mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 Provinsi Jambi mendapatkan penanganan jalan melalui program IJD sepanjang 38 kilometer.
Selain itu, jika dihitung dengan program pembangunan jalan yang bersifat multiyears, total dukungan yang diterima mencapai kurang lebih 50 kilometer.
“38 kilometer ini dari program IJD, kita juga mendapat yang multiyears. Kalau ditotal kurang lebih 50 kilometer. Jika setiap tahun kita mendapatkan sekitar 50 kilometer, tentu ini sangat membantu pemerintah daerah mengatasi jalan yang mulai menurun fungsinya,” pungkas Al Haris.
Pemerintah Provinsi Jambi berharap keberlanjutan program IJD dapat semakin memperkuat infrastruktur dasar daerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka akses ekonomi baru di berbagai wilayah. (*)





Tinggalkan Balasan