“Perawatan bayi risiko tinggi tidak hanya fokus pada tindakan medis klinis, tetapi juga bagaimana kita memberikan dukungan holistik yang berbasis pada bukti ilmiah terkini untuk memastikan masa depan tumbuh kembang mereka berjalan optimal,” ujar Ns. Halimah.
Melalui kegiatan Kuliah Pakar ini, Universitas Baiturrahim berharap mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi akademik, memperluas wawasan keperawatan anak, serta mampu mengimplementasikan pendekatan berbasis bukti dalam praktik pelayanan kesehatan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk membentuk calon tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pihak Universitas Baiturrahim menyampaikan apresiasi kepada narasumber, dosen, mahasiswa, serta seluruh panitia yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
UBR berharap ilmu yang diperoleh melalui Kuliah Pakar ini dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa keperawatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan profesional bagi masyarakat di masa mendatang. (*)





Tinggalkan Balasan