“Walaupun kondisi sekarang menantang, lakukan apa yang bisa kita lakukan. Yang penting kita bergerak terus, memberi contoh kepada masyarakat dan membantu UMKM pemilik produk. Mudah-mudahan ekonomi tumbuh dan produk laris,” katanya.
Menurut Hesti, Rumah Dilan tidak boleh hanya menjadi tempat pajangan, tetapi harus menjadi pusat aktivitas yang mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat.
“Saya harapkan fasilitas ini bukan sekadar tempat pajangan, melainkan dapat mengangkat ekonomi masyarakat lokal serta menjadi pusat pelatihan yang berkelanjutan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahap awal kegiatan akan difokuskan pada pelatihan keterampilan sederhana yang dapat langsung diterapkan masyarakat, sembari menunggu dukungan fasilitas dan peralatan yang lebih memadai.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti, menyampaikan apresiasi atas peresmian Rumah Dilan tersebut.
Ia berharap keberadaan fasilitas itu dapat menghidupkan kembali gedung-gedung yang belum optimal dimanfaatkan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat dan wisatawan.
“Peresmian ini diharapkan turut mendorong penguatan UMKM lokal sekaligus menambah daya tarik pariwisata di kawasan Air Panas Semurup,” ujar Novra.
Peresmian Rumah Dilan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesti Haris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti. (*)





Tinggalkan Balasan