Menurut Iwan, Wakil Presiden meninjau langsung sejumlah fasilitas, termasuk layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI), sekaligus mendengarkan rencana pengembangan rumah sakit.
“Beliau melihat langsung kondisi layanan RSUD dan memberikan atensi terhadap fasilitas MRI. Kami juga mengusulkan perluasan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), pembangunan kamar operasi terpadu, serta pengembangan layanan kedokteran nuklir yang saat ini mulai kami bangun,” jelasnya.
Selain pembangunan sarana dan prasarana, pihak rumah sakit juga mengusulkan penambahan tenaga dokter spesialis guna mendukung pengembangan layanan kesehatan yang lebih kompleks.
Iwan menyebutkan, tambahan sumber daya manusia tersebut dibutuhkan untuk menunjang layanan bedah toraks dan kardiovaskular (jantung), rencana transplantasi ginjal, pengembangan layanan dengan spesifikasi khusus, hingga neurointervensi.
Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar RSUD Raden Mattaher mampu menjadi rumah sakit rujukan yang semakin lengkap dan berkualitas bagi masyarakat Jambi. (*)





Tinggalkan Balasan