“Pemerintah Kota Jambi dan seluruh jajaran menyambut baik serta mendukung penuh program yang telah disampaikan Bapak Presiden. Ini menjadi arah yang sangat penting bagi pembangunan ke depan,” ujar Maulana.

Ia mengatakan, salah satu perhatian Pemkot Jambi adalah penguatan sektor kesehatan, terutama melalui revitalisasi puskesmas dan rumah sakit. Menurutnya, perkembangan kawasan perkotaan membutuhkan pemerataan akses layanan kesehatan di seluruh wilayah Kota Jambi.

“Untuk bidang kesehatan, revitalisasi puskesmas dan rumah sakit sangat kita butuhkan. Pengembangan layanan kesehatan harus menjangkau seluruh wilayah Kota Jambi,” katanya.

Maulana menyebutkan, salah satu kawasan yang membutuhkan penguatan layanan kesehatan adalah Kecamatan Alam Barajo yang terus berkembang. Karena itu, ia berharap dukungan kebijakan pemerintah pusat dapat turut memperkuat pembangunan fasilitas kesehatan di kawasan tersebut.

Baca juga:  GPM Digelar Jelang Ramadan–Idulfitri 2026, Pemkot Jambi Pastikan Pangan Murah dan Inflasi Terkendali

Selain itu, Pemkot Jambi juga telah mengusulkan pengembangan RSUD Abdulrahman Sayuti di kawasan Seberang. Dengan telah berpindahnya SMP Negeri 3 Kota Jambi dari kawasan tersebut, lahan yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.

Di sektor pendidikan, Maulana juga menyambut baik rencana pemerintah pusat melakukan revitalisasi sarana pendidikan, mulai dari ruang belajar, fasilitas sanitasi hingga penguatan digitalisasi pembelajaran.

Ia menilai, dukungan terhadap transformasi digital pendidikan akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.

“Program prioritas yang disampaikan Bapak Presiden ini kami sambut baik. Pemerintah pusat terus mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan, termasuk infrastruktur pendidikan dan pelayanan dasar,” ujarnya.

Di sisi lain, Maulana juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, organisasi masyarakat serta seluruh warga Kota Jambi untuk bersama-sama menjaga stabilitas, keamanan dan keharmonisan daerah.

Baca juga:  Inisiasi Kebijakan “Ayah Bahagia” Untuk Sukseskan Program Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak

Menurutnya, kondisi daerah yang aman dan harmonis merupakan modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa.

“Saya bersama Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, seluruh jajaran Forkopimda, OPD dan seluruh masyarakat, mari kita bersatu dan bergotong royong menjaga stabilitas serta keharmonisan Kota Jambi yang penuh dengan keragaman,” ajaknya.

Maulana menilai, suasana yang aman, damai dan harmonis akan menciptakan iklim yang kondusif bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kalau kota kita tenang, semuanya harmonis, hubungan baik, dan semangat gotong royong tinggi, maka pertumbuhan ekonomi juga akan semakin baik,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebagai kota perdagangan dan jasa yang juga terus dikembangkan sebagai tujuan wisata, termasuk wisata kuliner, belanja dan berbagai aktivitas ekonomi kreatif, Kota Jambi membutuhkan keamanan, kedamaian dan kenyamanan.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Lepas Satgas Tanggap Bahagia, Siap Tindak Pembuang Sampah Sembarangan dan PKL Langgar Aturan

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kata Maulana, juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong hingga tingkat lingkungan.

Hal tersebut tercermin melalui berbagai kegiatan di tingkat RT dan kelurahan, termasuk rangkaian kegiatan di kawasan Kampung Bahagia yang turut menggelar berbagai perlombaan dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.

“Kita ingin semangat 17 Agustus ini menjadi momentum untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Mari kita terus bergotong royong, menjaga keharmonisan dan bersama-sama mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkas Wali Kota Maulana. (*)