Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni dan seluruh unsur terkait harus terus diperkuat agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara efektif dan terpadu.

Rakor tersebut juga membahas langkah antisipasi terhadap potensi meluasnya kebakaran serta pentingnya kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana di lapangan. Upaya pencegahan melalui edukasi dan pelibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menekan potensi terjadinya Karhutla.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi, Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat, para PJU Polda Jambi, Kasiops Korem 042/Gapu, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, Sekretaris BPBD Provinsi Jambi, serta unsur terkait lainnya.

Melalui rakor tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi Karhutla, sehingga setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat, tepat dan terkoordinasi demi melindungi masyarakat serta lingkungan di wilayah Kabupaten Tanjab Barat. (*)

Baca juga:  Pangdam XX/TIB Apresiasi Satgas Karhutla Jambi, Tegaskan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor