Menurut Khayamuddin, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen para planters dan seluruh jajaran yang terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan tanaman, proses produksi, pengolahan, hingga pengendalian mutu teh.

“Terima kasih kepada seluruh planters Regional IV atas dedikasi, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas yang terus melakukan continuous improvement serta bekerja dengan hati,” ujarnya.

Ia berharap pencapaian tersebut tidak membuat jajaran Regional IV cepat berpuas diri, tetapi justru menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas dan konsistensi produk teh yang dihasilkan.

“Penghargaan ini harus menjadi energi baru bagi kami untuk terus menjaga mutu, meningkatkan kualitas, dan menghasilkan produk teh terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Khayamuddin.

Baca juga:  Produksi Kebun Bukit Kausar Tumbuh Positif, Perbaikan Operasional dan SDM Jadi Kunci

Dalam surat resminya, Asosiasi Teh Indonesia menyebut 4th National Tea Competition 2026 bertujuan mencari teh Indonesia bermutu baik, meningkatkan citra teh Indonesia, serta memberikan apresiasi terhadap produk teh berkualitas. Kompetisi dilaksanakan pada 19–21 Agustus 2026 di Bandung dan melibatkan 74 sampel teh. (*)