Tantangan semakin berat ketika tim UNJA harus menempati posisi kedua untuk dapat melanjutkan ke babak berikutnya. Pada pertandingan final, David mengalami cedera hingga mengalami pendarahan pada jari tangan kanannya akibat terjatuh. Karena hal tersebut tim UNJA sempat tertinggal dengan skor 1-0.
Berkat penanganan cepat dari tim medis, pendarahan tersebut dapat segera diatasi sehingga pertandingan dapat dilanjutkan. Tim UNJA kemudian kembali fokus hingga berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dengan skor 6–1 pada partai final.
Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan bagi David. Ia mengungkapkan rasa senang karena prestasi tersebut menjadi gelar juara pertama UNJA dalam kejuaraan olahraga padel antarkategori instansi pemerintahan.
“Tentu sangat senang dan bangga, apalagi ini juara untuk yang pertama kalinya khusus di olahraga padel, kejuaraan antar instansi pemerintahan untuk Universitas Jambi,” ungkapnya.
David berharap olahraga padel dapat terus berkembang dan UNJA dapat kembali mengirimkan perwakilan dalam berbagai ajang serupa, baik pada kategori antar institusi pemerintahan maupun antar mahasiswa.
“Harapannya, padel terus berkembang dan Universitas Jambi ke depannya bisa mengirim kembali perwakilannya, baik antar institusi pemerintahan maupun antar mahasiswa,” tutupnya. (*)




Tinggalkan Balasan