Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang, yang juga Ketua Panitia Kapolda Fighter Match 2026, sebelumnya mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para atlet dan jagoan bela diri di Jambi untuk menguji kemampuan yang selama ini mereka latih.

“Ini merupakan ajang yang sportif dan positif bagi para atlet serta jagoan-jagoan Jambi untuk menunjukkan dan menguji kemampuan mereka. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para atlet untuk terus berkembang,” ujar Ananto.

Menurutnya, kompetisi bela diri tidak hanya berbicara mengenai kemenangan, tetapi juga bagaimana para peserta mampu menunjukkan sikap disiplin, menghormati lawan, serta menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Wakapolda Jambi Brigjen Pol K. Yani Sudarto mengapresiasi pelaksanaan Kapolda Fighter Match 2026.

Baca juga:  10 Pecatur Terbaik Jambi Akan Berlaga di Paviliun JBC, 6 Diantaranya Master Nasional

Ia menilai pertandingan bela diri dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter, meningkatkan kemampuan, sekaligus membangun mental yang kuat bagi para peserta.

“Dalam bela diri, kemenangan menjadi sebuah prestasi. Namun, yang tidak kalah penting adalah kejujuran, disiplin, menghormati lawan dan menjunjung tinggi sportivitas,” kata Yani.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar bertanding dengan penuh semangat dan percaya diri, namun tetap mengutamakan keselamatan selama pertandingan.

“Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri, tetapi tetap utamakan keselamatan. Jadikan pertandingan ini sebagai pengalaman untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter,” ujarnya.

Menurut Yani, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh, baik secara fisik maupun mental.

Baca juga:  Sekda Sudirman Buka Rakerprov KONI, Harapkan Keputusan Strategis Majukan Olahraga Jambi

Melalui kegiatan positif seperti kompetisi bela diri, generasi muda dapat memiliki wadah untuk menyalurkan energi dan mengembangkan potensi secara terarah.

“Olahraga dapat membentuk generasi yang tangguh dan memiliki mental yang kuat. Kegiatan seperti ini juga menjadi wadah positif bagi generasi muda, sehingga mereka dapat memiliki arah yang baik untuk masa depan,” katanya.

Wakapolda Jambi pun mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Kapolda Fighter Match 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet-atlet bela diri di Jambi untuk berprestasi.

Kapolda Fighter Match 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat sportivitas dan persaudaraan di antara para atlet bela diri.

Baca juga:  Astra Honda Siap Melesat Cetak Sejarah Balap Asia Untuk Indonesia

Kompetisi diharapkan tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga membentuk atlet yang disiplin, percaya diri, tangguh, dan mampu menghormati setiap lawan yang dihadapi.(*)