TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Universitas Jambi (UNJA) menggelar kegiatan Pembinaan dan Penandatanganan Surat Perjanjian Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah UNJA Angkatan 2025, yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kebangsaan, Selasa (3/2/2026), di Gedung Balairung UNJA Mendalo.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKKS) UNJA, Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., para Wakil Dekan fakultas di lingkungan UNJA, Ketua Tim serta tenaga kependidikan BAKKS UNJA, Duta Kampus UNJA, dan DBM BTN Kantor Cabang Jambi, Nelvira Ningsih, sebagai mitra penyalur dana KIP Kuliah.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, menyampaikan bahwa KIP Kuliah merupakan program unggulan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang telah berjalan sejak 2010 dengan berbagai nomenklatur. Program tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga:  Harumkan Nama UNJA, Karlinah Terpilih sebagai Duta Inspirasi Indonesia 2025

“Kebijakan KIP Kuliah pada dasarnya bukan hanya membuka pintu masuk untuk kuliah, tetapi juga memastikan keberhasilan studi dan prestasi mahasiswa, baik akademik maupun nonakademik,” ujar Prof. Fauzi dikutip dari unja.ac.id.

Ia menegaskan, kegiatan pembinaan dan penandatanganan perjanjian ini merupakan peristiwa penting karena untuk pertama kalinya dilaksanakan secara terintegrasi di UNJA. Kegiatan tersebut menjadi kewajiban UNJA sebagai pengelola KIP Kuliah guna memastikan mahasiswa memahami hak, kewajiban, serta sistem pembinaan yang disiapkan.

Lebih lanjut, Prof. Fauzi menyampaikan bahwa UNJA telah menyiapkan lima strategi pembinaan terukur bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah, yakni pembinaan akademik berbasis data, pembinaan melalui jalur prestasi Belmawa dan sejenisnya, pembinaan prestasi nonakademik dan karakter, pembinaan literasi kebangsaan dan ketahanan kampus, serta pembentukan komunitas KIP Kuliah terbesar di UNJA.

Baca juga:  Prof Dr Mukhtar Terpilih sebagai Ketua Senat UIN STS Jambi

Dalam kegiatan tersebut, seluruh mahasiswa penerima KIP Kuliah 2025 juga melakukan penandatanganan tiga dokumen penting, yaitu surat perjanjian antara UNJA dan mahasiswa penerima KIP Kuliah, surat pernyataan, serta laporan monitoring setiap semester.

“Saya mohon kepada seluruh pimpinan fakultas agar pembinaan ini menjadi perhatian serius, terdokumentasi, dan berkelanjutan. Kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah 2025, selamat bergabung di civitas akademika UNJA. Jadilah generasi yang tidak hanya lulus karena dibantu, tetapi lulus karena perjuangan dan unggul karena berprestasi,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala BAKKS UNJA, Dr. Guspianto, dalam pemaparannya menjelaskan hak dan kewajiban penerima KIP Kuliah. Menurutnya, KIP Kuliah merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.

“Anak-anak KIP Kuliah harus mampu memberikan dampak kemajuan bagi diri sendiri, keluarga, dan UNJA. Setelah lulus, Anda diharapkan dapat bekerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja sehingga tujuan memutus mata rantai kemiskinan dapat tercapai,” jelasnya.

Baca juga:  UIN STS Jambi Raih Akreditasi Unggul, Siap Wujudkan Visi Kampus Terbaik di Asia Tenggara pada 2029

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian hadiah kepada mahasiswa UNJA melalui program Bale Race University Bank BTN serta Sosialisasi Kebangsaan yang menghadirkan narasumber Kasatgas Wilayah Jambi Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Kombes Pol Beri Diatra, S.I.K., M.H., dan mantan anggota kelompok NII yang telah kembali ke NKRI, Ustadz Afizal Hamdan, M.Si.

Sosialisasi tersebut bertujuan membentengi mahasiswa dari paham radikalisme serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

Melalui kegiatan ini, UNJA tidak hanya membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, tetapi juga berkomitmen membentuk generasi muda yang unggul, berprestasi, dan berjiwa kebangsaan. Diharapkan, mahasiswa KIP Kuliah Angkatan 2025 dapat menjadi teladan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa. (*)