TANYAFAKTA.CO, JAMBI – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lebih dari 900 ribu kendaraan melintasi ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah beroperasi selama periode libur panjang akhir pekan dalam rangka Hari Raya Iduladha, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila 2026, yakni pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Secara kumulatif, angka tersebut meningkat 29,12 persen dibandingkan volume lalu lintas (VLL) normal.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan selama periode libur panjang tersebut pihaknya terus memastikan pelayanan operasional di seluruh ruas JTTS berjalan optimal melalui penguatan pengendalian lalu lintas, penyiagaan petugas, optimalisasi layanan di rest area, serta koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Selama periode libur panjang akhir pekan ini, Hutama Karya memperkuat kesiapan layanan operasional di seluruh ruas JTTS, mulai dari penyiagaan petugas, optimalisasi layanan rest area, hingga pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala bersama para pemangku kepentingan agar perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.
Berdasarkan catatan trafik, puncak pergerakan kendaraan terjadi pada Minggu (31/5/2026) dengan total lebih dari 148 ribu kendaraan atau meningkat 31,25 persen dibandingkan VLL normal. Tingginya trafik pada akhir periode libur panjang tersebut menunjukkan masih tingginya mobilitas masyarakat untuk perjalanan wisata, kunjungan keluarga, maupun perjalanan kembali menuju kota asal dan pusat aktivitas.
Secara kumulatif, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1–4 (Kuala Tanjung–Pematang Siantar) menjadi ruas dengan volume kendaraan tertinggi, yakni mencapai lebih dari 195 ribu kendaraan selama periode tersebut. Tingginya trafik pada ruas ini didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat di koridor Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Pematang Siantar serta konektivitasnya menuju kawasan permukiman dan berbagai destinasi perjalanan di Sumatera Utara.
Sementara itu, dari sisi persentase pertumbuhan, Tol Padang–Sicincin mencatat peningkatan tertinggi, yakni sebesar 81,16 persen dibandingkan trafik normal. Lonjakan tersebut dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat menuju dan dari wilayah Sumatera Barat selama masa libur panjang, seiring dibukanya kembali Jalan Lembah Anai yang semakin mempermudah akses perjalanan.
Secara umum, kinerja layanan selama periode tersebut didukung oleh penguatan operasional yang dilakukan secara konsisten di seluruh ruas JTTS. Langkah itu dilakukan melalui optimalisasi pemantauan kondisi lalu lintas, penempatan personel di titik-titik strategis, peningkatan kesiapsiagaan dalam penanganan gangguan, serta koordinasi intensif dengan instansi terkait seperti Kepolisian dan Dinas Perhubungan.





Tinggalkan Balasan