TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jambi dinilai memiliki peluang strategis untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan ke berbagai sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian Provinsi Jambi.

Prospek tersebut sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi daerah yang terus menunjukkan kinerja positif serta meningkatnya kebutuhan akses permodalan di tengah masyarakat.

Pengamat perbankan, Laila Farhat menilai momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh Bank Jambi untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan, yakni menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk pembiayaan yang mampu mendorong aktivitas ekonomi produktif.

Menurut Laila, sektor perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan pasar potensial yang dapat menjadi fokus pengembangan portofolio pembiayaan Bank Jambi.

Baca juga:  Besok Bank Jambi Buka, Melayani Penggantian ATM dan Pembuatan Pin

“Struktur ekonomi Jambi yang ditopang oleh sektor-sektor produktif tersebut memberikan ruang yang sangat besar bagi Bank Jambi untuk meningkatkan pembiayaan. Namun, ekspansi harus tetap dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang baik,” ujarnya pada Jumat, (13/6/2026).

Ia menjelaskan, pembiayaan produktif tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnis nasabah, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja baru, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.