TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Wali Kota Jambi Maulana didampingi Bunda PAUD Kota Jambi Nadiyah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina 7 di Jalan Liposos, RT 08, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Selasa (21/7/2026).

Pembangunan TK Negeri Pembina 7 merupakan hasil dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam program penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Program ini bertujuan meningkatkan pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di daerah yang mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan permukiman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Camat Paal Merah, Lurah Bakung Jaya, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca juga:  Dilantik Langsung Oleh Zulkifli Hasan, Maulana Resmi Nahkodai DPD PAN Kota Jambi

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pembangunan TK Negeri Pembina 7 merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan merata di setiap kecamatan.

“Bersama Bunda PAUD, kami memiliki program untuk menyisir, mengajak, memantau, sekaligus mengadvokasi anak-anak usia dini agar mereka memperoleh hak belajar sebelum memasuki jenjang sekolah dasar. Program ini bertujuan menghadirkan sedikitnya satu TK Negeri di setiap kecamatan di Kota Jambi. Alhamdulillah, saat ini telah tersedia dua lokasi, yakni di kawasan Liposos dan di Kecamatan Alam Barajo, Kelurahan Bagan Pete. Kini, pembangunan TK Negeri Pembina 7 di Kecamatan Paal Merah menjadi salah satu prioritas kami,” ujar Maulana.

Baca juga:  Meriah! Pemkot Jambi Gelar Pawai Mobil Hias Sambut Idul Fitri 1 Syawal 1447 H

Ia menjelaskan, kawasan Bakung Jaya dipilih sebagai lokasi pembangunan berdasarkan sejumlah pertimbangan strategis. Selain pemerintah telah memiliki lahan, kawasan tersebut juga mengalami pertumbuhan permukiman yang sangat pesat.

“Perkembangan perumahan di wilayah ini sangat cepat. Sudah banyak kawasan hunian yang berdiri, bahkan ke depan akan dibangun sekitar 3.000 unit rumah baru. Tentu akan semakin banyak keluarga muda yang membutuhkan layanan pendidikan anak usia dini. Karena itu, pemerintah hadir menyiapkan fasilitas yang memadai agar anak-anak memperoleh layanan PAUD dan TK yang berkualitas sebagai bagian dari implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun,” jelasnya.