Yang membanggakan, enam siswa berhasil menembus sepuluh besar kampus terbaik di Indonesia, menandakan bahwa program ini bukan hanya sukses secara kuantitas, tetapi juga berkualitas.
Jatmiko menegaskan bahwa PalmCo tidak hanya berfokus pada bisnis perkebunan kelapa sawit, tetapi juga “menanam harapan”.
“Bimbingan belajar ini bukan sekadar soal akademik. Kami ingin membangun kepercayaan diri dan motivasi siswa untuk bermimpi lebih besar. Setiap anak, tanpa memandang latar belakang, berhak mendapat peluang yang sama untuk sukses,” tegasnya.
Salah satu penerima manfaat program ini, Christine Angel Purba, berhasil diterima di Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Sumatera Utara (USU). Ia mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan.
“Saya benar-benar merasa dibersamai oleh PalmCo selama masa persiapan. Ada bimbingan intensif, dukungan moral, dan sistem belajar yang terstruktur. Tanpa program ini, mungkin saya tidak akan sekuat ini mengejar impian saya menjadi dokter,” ungkap Christine.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi komitmen PalmCo dalam menjalankan program tanggung jawab sosial berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan. (*)




Tinggalkan Balasan