Lebih lanjut, Diza mengingatkan pentingnya etika dan komunikasi yang baik antara guru dan murid, terutama dalam menjaga suasana belajar yang nyaman dan membangun.

“Kita harus menjadi contoh yang baik bagi anak-anak kita, dan kita harus terus meningkatkan kualitas pengajaran kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid GTK Mardiansyah yang mewakili Dinas Pendidikan, pengawas, dan pembina dari berbagai sekolah di Kota Jambi.

Mardiansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa MGMP tidak hanya fokus pada Bahasa Indonesia, tetapi juga pada mata pelajaran lainnya. Ia menekankan pentingnya inovasi dan dukungan dalam penggunaan bahasa Melayu sebagai warisan budaya Jambi.

“Bahasa Melayu adalah bagian dari identitas kita, dan kita harus terus melestarikannya,” pungkas Mardiansyah. (*)

Baca juga:  Gubernur Al Haris Antar Langsung Berkas Pengusulan PPPK Paruh Waktu ke Kementerian PANRB