Sementara itu, Wakil Rektor I UIN STS Jambi, Dr. Ayub Mursalin, MA, juga menjelaskan tujuan penggunaan tersebut. “Untuk tahap awal, penggunaan bus hanya bagi mahasiswa kedokteran. Kita berharap dengan pemakaian bus ini mahasiswa kedokteran mudah berangkat dari asrama ke kampus,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penggunaan transportasi umum dapat mengurangi kendaraan pribadi ke kampus. Dengan demikian, polusi udara dan konsumsi bahan bakar dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan kampus yang lebih ramah.
Selain itu, Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN STS Jambi, Eja Armaz Hardi, juga memberikan keterangan terkait rencana tersebut. Menurutnya, saat ini kampus masih menggunakan sistem angkut mahasiswa karena jumlah penumpang cukup banyak setiap hari. “Mahasiswa banyak naik dari Kampus I Telanaipura menuju Kampus II Simpang Sungai Duren,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan kerja sama resmi dengan pengelola Trans Siginjai dalam waktu dekat. “Insya Allah ke depan kita segera realisasikan agar mahasiswa mudah menggunakan transportasi umum,” tegasnya.
Dengan adanya langkah ini, UIN STS Jambi menegaskan sikapnya sebagai kampus yang peduli terhadap lingkungan. Penggunaan transportasi umum menjadi bukti nyata bahwa komitmen spiritual dapat diwujudkan dalam tindakan praktis.(*)





Tinggalkan Balasan