Selain itu, Wagub Sani juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan rasa cinta dan hormat kepada para nabi, khususnya Nabi Muhammad SAW, para wali Allah, dan para ulama. Mereka adalah pewaris ilmu dan pembimbing umat yang telah menuntun manusia menuju jalan kebenaran.
“Kita harus meneladani perjuangan mereka. Rasa cinta kepada para wali dan ulama adalah bentuk cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sani juga menjelaskan bahwa haul merupakan waktu yang tepat untuk menghadiahkan bacaan Al-Qur’an serta amal-amal kebaikan kepada para pendahulu, mulai dari Rasulullah SAW hingga para guru dan mursyid yang telah banyak berjasa dalam membimbing umat.
“Amalan yang kita hadiahkan adalah bentuk doa dan penghormatan kepada mereka yang telah mendahului kita. Semoga Allah SWT menerima amal kita dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Wagub Sani mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani sebagai momentum untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Jadikan haul ini sebagai sarana introspeksi diri dan pengingat bahwa hidup di dunia hanyalah sementara. Semoga kita termasuk hamba yang istiqomah dalam kebaikan dan selalu mendapat rahmat Allah SWT,” pungkasnya. (*)




Tinggalkan Balasan