“Misalnya, penjelasan tentang Danau Sipin sebagai danau yang berada di pusat Kota Jambi, serta pedamaran sebagai kue khas daerah. Harapannya, anak-anak Jambi mengetahui ciri khas daerahnya,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia berharap buku ini dapat dimanfaatkan secara luas.
“Saya ingin buku ini tidak hanya dibaca anak-anak di Kota Jambi, tetapi juga di daerah lain di Indonesia agar mereka ikut mengenal budaya Jambi,” pungkasnya.
Adapun tujuh kebiasaan yang dimaksud meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal. Kebiasaan ini diyakini mampu membentuk generasi yang tangguh secara mental, emosional, dan sosial.
Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat tidak hanya untuk anak usia dini dan sekolah dasar, tetapi juga dirancang bagi siswa sekolah menengah. Gerakan ini tidak terbatas pada pembelajaran di kelas, melainkan mendukung terciptanya budaya sekolah yang positif serta kegiatan bermasyarakat.
“Dengan menanamkan tujuh kebiasaan ini, kami berharap anak-anak Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, sosial, dan spiritual,” tegas Nadiyah. (AAS)





Tinggalkan Balasan