“Dengan metode ini, kami memastikan lalu lintas sungai tetap berjalan normal, sekaligus menjaga keamanan pekerja dan lingkungan sekitar proyek,” tambah Mardiansyah.

Harapan bagi Masyarakat dan Perkembangan JTTS

Jalan Tol Palembang–Betung memiliki panjang total 70,19 kilometer yang dibagi ke dalam tiga seksi:

  • Seksi 1 Palembang–Rengas (22,50 km)
  • Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai (33 km)
  • Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung (14,69 km)

Pembangunan tol ini merupakan bagian dari percepatan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai upaya menghadirkan konektivitas yang merata dan berkelanjutan di Pulau Sumatra.

Hutama Karya berharap kehadiran infrastruktur ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, hingga mendukung aktivitas harian warga Sumatra Selatan. Dengan akses yang lebih mudah dan waktu tempuh yang lebih singkat, tol ini diharapkan membuka peluang ekonomi baru.

Baca juga:  Update Traffic Jalan Tol Trans Sumatera Pada Libur Nataru 2026 Periode 21 Desember 2025

“Kami juga berkomitmen untuk terus melanjutkan inovasi dan menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat. Kami ingin kehadiran setiap ruas tol dapat dirasakan manfaatnya secara langsung dan memberi kontribusi bagi kemajuan daerah,” tutup Mardiansyah.

Saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang sekitar 1.235 kilometer, terdiri atas ruas yang telah beroperasi penuh maupun masih dalam tahap konstruksi. Beberapa di antaranya adalah Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (140 km), Tol Palembang–Indralaya (22 km), Tol Pekanbaru–Dumai (132 km), Tol Indrapura–Kisaran (48 km), Tol Padang–Sicincin (35,4 km), hingga Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (49 km). (*)