komoditas dan produk-produk dari Provinsi Jambi, yang pada akhirnya akan berimplikasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.
“Semoga pelepasan ekspor ini memberikan spirit atau energi baru untuk lebih memperluas jaringan ekspor dan meningkatkan nilai tambah serta nilai ekspor. Dan peningkatan yang signifikan ini, semoga tren positif ini terus berlanjut dan semakin banyak petani pinang yang merasakan manfaatnya, sehingga tujuan utama kita untuk mendukung perekonomian nasional dapat tercapai,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Badan BPPSDMP Kementan RI Dr. Idha Widi Arsanti, Sp, Mp menyampaikan, pemerintah pusat melalui Kementrian Pertanian terus melakukan berbagai upaya yang, termasuk pembukaan akses pasar melalui perjanjian perdagangan dan promosi ekspor.
“Permintaan global untuk pinang sangat menjanjikan dan terus tumbuh, terutama dari negara-negara seperti India, Iran, dan Bangladesh. Ekspor pinang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat, untuk itu Kementerian Pertanian aktif mendorong dan memfasilitasi ekspor pinang dengan berbagai negara,” ujarnya.
Sementara itu juga, Direktur PT. Export Tani Nusantara Al-Fiqie menyampaikan bahwa nilai jual pertanian menjanjikan karena potensi pasar yang besar, baik untuk kebutuhan pangan domestik maupun ekspor, didukung oleh tren gaya hidup sehat dan program pemerintah. Menurutnya Sektor ini menawarkan berbagai peluang, mulai dari budidaya tanaman pinang, rempah-rempah, hingga bisnis bibit dan pengolahan hasil pertanian.
“Dengan memanfaatkan teknologi dan manajemen yang tepat, sektor pertanian bisa menjadi sumber pendapatan yang stabil dan berkelanjutan,” katanya. (*)




Tinggalkan Balasan