Usai dari IPAL, rombongan melanjutkan visitasi ke KCBN Candi Muaro Jambi. Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa seluruh peserta terkesan dengan kemegahan dan nilai sejarah kawasan tersebut.
“Mereka kagum dengan peradaban kita yang sangat unggul. Kita berharap museum di kawasan ini bisa segera diresmikan agar semakin mendorong daya tarik pariwisata,” ungkapnya.
Visitasi itu juga menjadi ruang diskusi antar kepala daerah mengenai jejak sejarah kawasan Sumbagsel. Dari percakapan tersebut, muncul kesadaran bahwa seluruh wilayah peserta Muskomwil memiliki akar sejarah yang saling terhubung.
“Ternyata seluruh daerah yang hadir memiliki keterhubungan sejarah sebagai bagian dari Bumi Sriwijaya. Jika itu dirangkai, kita memiliki peradaban yang tua dan unggul,” jelas Maulana.
Kesamaan sejarah itu, menurut Maulana, menjadi modal kuat untuk memperkuat kerja sama regional.
“Ini menjadi landasan bagi kolaborasi yang akan kita bangun bersama seluruh wali kota se-Sumbagsel untuk memajukan ekonomi secara bersama-sama,” tegasnya. (*)





Tinggalkan Balasan