Dalam laporannya, Dekan FKIK UNJA Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., menyampaikan bahwa peresmian Program Pendidikan Dokter Spesialis ini bukan sekadar seremonial akademik, melainkan tonggak transformasi pemenuhan tenaga kesehatan bagi masyarakat Provinsi Jambi.

“Komitmen ini nantinya para peserta didik akan ditempatkan di daerahnya masing-masing. Untuk itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi. Kami yakin program ini bukan hanya milik UNJA, melainkan milik bersama untuk memajukan kesehatan masyarakat Jambi,” ujar Humaryanto.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., menyambut baik peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui pendidikan, khususnya melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis yang inklusif.

“Kita berharap Program Pendidikan Dokter Spesialis ini dapat menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan mempersiapkan dokter spesialis yang kompeten di masa mendatang, sehingga mampu menjawab kebutuhan tenaga medis di Provinsi Jambi,” ujar Abdullah Sani.

Baca juga:  Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan Komite di SMKN 2 Tebo, Dana BOS Milyaran Rupiah Dipertanyakan

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan MoA oleh pimpinan OPD serta rumah sakit mitra kerja sama, disertai penyerahan cinderamata dan plakat. (*)