“Kami mengimbau masyarakat berhati-hati dalam penggunaan api. Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca akan cukup ekstrem dan berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, baik di lahan maupun permukiman,” katanya.

Ia juga meminta para camat, lurah, serta ketua RT untuk lebih aktif mengingatkan warga di lingkungan masing-masing.

Sebagai langkah antisipasi dampak musim kemarau panjang, Pemkot Jambi juga mendorong PDAM meningkatkan produksi air bersih agar layanan tetap optimal.

“Jika ada wilayah yang mengalami krisis air, segera dilaporkan. Kami sudah melakukan langkah antisipasi,” tambahnya.

Wali Kota Maulana turut mengapresiasi respons cepat tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) dalam menangani kebakaran tersebut.

“Alhamdulillah, berkat respon cepat, api tidak sempat meluas,” pungkasnya.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Resmikan Kampung Bahagia di RT 07 Kenali Asam, Bangun Drainase, Pasang CCTV hingga Bentuk OPBM

Dalam penanganan kebakaran itu, Damkartan mengerahkan 25 personel dengan dukungan lima unit armada mobil pemadam, serta mencatat waktu respons sekitar sembilan menit sejak laporan diterima.

Kunjungan tersebut juga dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jambi, camat, lurah, unsur Forkopimcam Alam Barajo, perwakilan Baznas Kota Jambi, FKRT Kelurahan Kenali Besar, serta tokoh agama dan masyarakat. (*)